Postingan Populer

Selasa, 04 September 2012

~ Indahnya Memaafkan ~


MEMAAFKAN ITU INDAH

 

Alkisah, dua orang sahabat karib sedang berjalan melintasi gurun pasir. Ditengah perjalanan mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya.
Orang yang kena tampar, hatinya merasa sakit tapi tanpa berkata, lalu dia menulis diatas pasir :
" Hari ini sahabat terbaikku menampar pipiku."


Mereka terus berjalan sampai akhirnya menemukan oasis. Mereka memutuskan untuk ...
mandi. Orang yang kena tampar itu berenang dan nyaris tenggelam, tapi berhasil diselamatkan sahabatnya. Setelah dia siuman dan rasa takutnya hilang,kembali dia menulis :
"Hari ini sahabat terbaikku menyelamatkan nyawaku."

Sahabatnya bertanya, "kenapa setelah saya melukai hatimu dengan tamparan, kau menulisnya diatas pasir,sekarang menuliskan ini di batu?"

Sambil tersenyum temannya menjawab :
"Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya diatas Pasir agar "angin Maaf" datang berhembus dan menghapusnya. Dan ketika sesuatu yang luar biasa baik terjadi, kita harus memahatnya diatas "Hati" kita, agar tak pernah bisa hilang tertiup angin, namun tersimpan selamanya."

Sahabat...
Adakalanya kita dan orang terdekat kita berada dalam situasi yang sulit, yang kadang menyebabkan kita mengatakan atau melakukan hal-hal yang menyakiti satu sama lain.
Juga terjadinya beda Pendapat dan Konflik karena Sudut Pandang yang berbeda. Oleh karena itu, sebelum kita menyesal dikemudian hari, cobalah untuk saling meMAAFkan dan meLUPAkan masa lalu. Hiduplah saat ini...belajar dari masa lalu, sehinga menjadi semakin baik dan indah adanya.
 
 
 


~ Indahnya Memaafkan ~ 

 

 

”Tatkala kita sampai pada suatu keadaan dimana masing-masing dari kita merasakan sebagai yang bersalah , maka akan timbul saling pengertian. Kemudian bisa saling memaafkan, bukankah hal ini menjadi peristiwa yang indah? Bila kita mampu mengerti dan menyadari kesalahan masing-masing, maka akan tercipta penyelesaian yang indah atas suatu masalah. . .”

Memaafkan Itu Sehat !

Tidak dipungkiri, masalah yang cukup berat adalah kemauan untuk memaafkan kesalahan orang lain. Berat ringannya keiklasan untuk memaafkan terkait dengan besar kecilnya rasa kesal, atau dendam kita terhadap seseorang. Semakin dalam rasa kekesalan, kebencian, dan permusuhan kita pada seseorang, maka semakin berat pula kerelaan kita untuk memaafkan.

Secara psikologis, yang mendapatkan keuntungan dari sikap memaafkan adalah pihak yang memaafkan, bukan yang dimaafkan. Secara psikologis, bukankah benci itu suatu beban yang memberatkan kita? Rasa benci itu juga bagaikan luka. Bila kebencian kita pelihara, sama saja kita memelihara luka diri. Dan bila kebencian telah berubah menjadi dendam yang menuntut balas, maka luka itu semakin kita perdalam dan semakin perih kita rasakan sebelum dendam terlaksana. Namun ketika dendam telah terlaksana, benarkah luka atau beban yang berat dipikul kemana-man tadi akan hilang? Pengalaman mengatakan: “tidak”, dan permusuhan akan meningkat, yang berarti semakin dalam kita menyayat kulit hati yang telah luka dan perih tadi. Bukankah itu semakin sakit?

Memafkan sesungguhnya merupakan terapi jitu untuk kesehatan. Bagaimana tidak? Begitu kita memafkan orang, maka beban berkurang, luka membaik. Dan bila benci serta dendam telah hilang sams sekali dari hati kita, maka betapa sehat dan ringannya kita menjalani hidup ini.

Orang yang memelihara kebencian sama halnya memelihara penyakit. Jadi benar adanya jika pribadi pemaaf itu membuat badan kita sehat. Apabila kita sudah terpola untuk ikhlas dan saling memaafkan, maka suasana psikologis kita menjadi bersih.

5 (Lima )Langkah Menyucikan Emosi dengan Memaafkan


1. Cari tempat untuk menyendiri


Langkah pertama adalah mencari tempat tenang untuk memberi waktu bagi diri sendiri tanpa gangguan orang lain. Tak perlu tempat yang jauh. Anda bisa menemukannya di dalam rumah. Sebagian orang memilih kamar mandi sebagai tempat paling tepat untuk menyendiri. Karena di sana lah ia bisa memikirkan dirinya, dan meminimalisasi gangguan dari campur tangan pihak lain. Anda juga bisa memilih kamar lain di dalam rumah dimana tak ada satupun orang berani masuk ke dalamnya.

2. Tenangkan diri


Setelah menemukan tempat tenang dan memastikan tak akan ada gangguan, mulailah menenangkan diri. Fokuslah pada diri sendiri dengan menutup mata dan tak usah pikirkan lagi apa yang telah terjadi dan memicu emosi Anda. Cara menenangkan diri, setelah menutup mata, tariklah nafas mendalam dan keluarkan perlahan. Ulangi hingga 10 kali.


3. Jujurlah pada diri sendiri


Menenangkan diri dengan mengatur nafas membuat tubuh lebih rileks. Fokuslah pada diri sendiri dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada diri sendiri. Jawab dengan jujur pertanyaan ini:

* Siapa saya?
* Apa yang ada di tubuh saya?
* Apa yang saya pikirkan?
* Dari mana pikiran saya berasal?
* Apa yang saya rasakan dan mengapa saya merasa seperti ini?


Jika Anda menjawab pertanyaan di atas dengan jujur, Anda bisa fokus kepada sikap memaafkan. Mengapa? Karena ketika Anda sudah sangat sadar atas diri Anda sendiri, Anda lebih mampu mengendalikan keadaan, termasuk saat sedang emosi atau bahkan tersakiti. Rumusnya adalah, Anda perlu mengenali dan memahami diri sendiri sebelum memaafkan.

4. Berikan maaf kepada orang yang menyakiti Anda


Langkah tersulit pada tahapan ini adalah mengatakan "Saya memaafkan kamu". Mengatakan hal ini tidak mudah tetapi harus Anda lakukan untuk melepaskan diri dari jeratan emosi negatif dan menjadi stres karenanya. Anda harus menghancurkan jeratan tersebut agar pikiran, tubuh dan jiwa Anda terbebaskan. Teknik membebaskan diri dari emosi negatif adalah dengan mengatakan "Saya memaafkan kamu" sebanyak tiga kali begitu Anda merasa emosi. Meskipun Anda merasa bukan sebagai pihak yang bersalah, Anda tetap perlu mengatakan "Saya memaafkan kamu" di hadapan orang lain, atau hanya pada diri sendiri. Dengan begitu, Anda memberikan ruang pada diri untuk bebas dari emosi negatif dan memberikan kesempatan untuk bahagia dan menikmati kehidupan Anda selanjutnya.

5. Melatih tersenyum


Anda akan mendapatkan ketenangan dan keharmonisan dalam diri dengan melatih diri untuk memaafkan. Melatih pernafasan,kontrol diri dengan empat cara di atas tadi, membuat Anda lebih kuat secara emosional. Anda mampu menaklukkan masalah apapun dan kapanpun juga. Apapun situasinya, Anda mampu menghadapi dengan tenang dan senyuman. Percayakan diri Anda untuk melakukannya.


  Info : Aderesi L
http://1816651.talkfusion.com/

Sabtu, 01 September 2012

Petunjuk untuk main Piano & SMS Cinta


Petunjuk untuk main Piano
&
SMS Cinta




Sms Cinta


Kau bagaika pelita dalam hatiku. Aku tak mau pelita itu padam tertiup angin. Maka selalu kujaga kau wahai pelita hatiku... Dengan begitu cahayamu akan selalu menerangi hidupku.











Dicintai dan disayangi kamu adalah anugerah terindah yang tuhan berikan padaku.








Mungkin Tuhan sengaja memberi kita berjumpa dengan orang yang salah sebelum menemui insan yang betul supaya apabila kita akhirnya menemui insan yang betul, kita akan tahu bagaimana untuk bersyukur dengan pemberian dan hikmah di balik pemberian tersebut.

























Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat. 







Apabila salah satu pintu kebahagiaan tertutup, yang lain akan terbuka tapi selalu kita akan memandang pintu yang telah tertutup itu terlalu lama hingga kan kita tidak nampak pintu lain yang telah pun terbuka untuk kita. 






Cinta pertama adalah kenangan, Cinta kedua adalah pelajaran, dan cinta yang seterusnya adalah satu keperluan karena hidup tanpa cinta bagaikan masakan tanpa garam. Karena itu jagalah cinta yang dianugerahkan itu sebaik-baiknya agar ia terus mekar dan wangi sepanjang musim.



Aku tidak tau sampai kapan usiaku, tapi aku yakin cintaku selamanya untukmu.




Walaupun hari ini kau mengukir luka di hatiku. Aku akan tetap mencintai kamu seperti aku mencintai kamu kemarin. 



 Cinta sebenarnya tidak buta. Cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan. Yang buta adalah bila cinta itu menguasai dirimu tanpa suatu pertimbangan.

Saat bertemu, aku tak peduli. Saat kau pergi, aku selalu menanti kamu. Apakah ini namanya cinta?





 Teman yang paling baik ialah seseorang yang kita boleh duduk bersama di dalam buaian dan berbuai bersama tanpa berkata apa-apa pun dan kemudian berjalan pulang dengan perasaan bahwa itulah perbualan yang paling hebat yang pernah kita rasai.





Di dunia ini cuma ada 5 orang yang aku cintai, Ibuku, Ayahku, Saudara kandungku, Teman-temanku dan yang terakhir adalah kau. kenapa kau kuletakkan pada urutan yang terakhir? karena aku ingin kau menjadi Cintaku yang terakhir dan tak ada cinta yang lain selain cinta terakhirku pada dirimu 




 Bila Tuhan masih memberiku kesempatan untuk hidup lebih lama,

aku hanya ingin lalui itu denganmu sayang.




Jangan pandang kepada kecantikan karena ianya akan 
lapuk ditelan usia, jangan kejar kemewahan karena ianya akan susut ditelan masa. Apa yang kekal hanyalah kecantikan hati seseorang. 





Cinta bermula degan senyuman, mekar degan ciuman dan berakhir degan tangisan.


Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya. Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.









Cinta Itu adalah anugrah terindah dari Tuhan, Aku bersujud dan berdoa pada Tuhan, dan Akhirnya kutemukan Anugrah terindah itu yaitu Kamu.
































































































Jumat, 31 Agustus 2012

Mengenal Sosok Nick Vujicic

 Jangan Pernah Menyerah

Seringkali kejatuhan membuat seseorang tidak bisa bangun kembali, tapi tidak demikian seperti yang dialami Nick Vujicic  dalam kesaksiannya. Dia cacat, tapi masih bisa bersuka cita, melayani, mendoakan bahkan masih bisa menjadi berkat bagi orang lain. OK simak kumpulan videonya.

http://www.youtube.com/watch?v=A5tSQmG6RcQ&feature=player_embedded

http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=6j5QdMQtsuY

http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=kFvz8pVAb4o
 


Mengenal Sosok Nick Vujicic Yang Sukses Anda merasa menjadi manusia yang sangat kekurangan dan serba pesimis? Mungkin Anda perlu Mengenal Sosok Nick Vujicic Yang Sukses. Siapa itu Nick Vujicic? Kenapa Nick Vujicic bisa menjadi sebuah inspirasi bagi orang lain dalam kesuksesan? Bagaimana kisah dari seorang Nick Vujicic yang merupahkan manusia dengan tidak sempurna menjadi seorang inspirator? Simak kisahnya berikut ini:


http://www.youtube.com/watch?v=A5tSQmG6RcQ&feature=player_embedded
 
 
 
 
 
 


Gambar
 
Kesaksian dan kisah nyata Nick

"Kondisi Tubuh Saya Adalah Karunia" Nick Vujicic adalah seorang pria asal Australia yang mempunyai kondisi tubuh cacat. Dia tidak mempunyai kedua tangan dan kaki yang utuh. Kaki sebelah kirinya pendek sekali, nyaris hanya dari mata kaki sampai telapak kaki. Bagaimana Nick dapat menerima kondisi tubuhnya ini dan bagaimana dia menjalani kehidupannya? Simak wawancara SOLUSI dengan Nick Vujicic berikut ini. Host: Suatu saat dalam hidup anda, pasti pernah kecewa pada Tuhan. Pernahkah anda berpikir untuk bunuh diri? Nick: Waktu saya berusia 12 tahun, saya berniat untuk bunuh diri. Saya memang pergi ke sekolah, tapi hidup saya tidak ada di sekolah. Saya melihat diri saya tidak layak lagi untuk hidup… dan saya begitu menyesali keadaan diri saya… Tapi yang saya harapkan saat itu seseorang datang dan berkata semuanya akan baik-baik saja. Masalahnya jika orang mengatakan hal itu, maka saya akan katakan, “Bagaimana bisa, kamu tidak tahu pahitnya hidup dan masa depan saya. Yang membuat saya senang adalah memiliki orang tua dan saudara yang sangat mendukung saya. Saya selalu terbuka dengan mereka tentang hidup dan perjuangan saya. Host: Apakah anda pernah protes kepada Tuhan? Nick: Tentu saja, khususnya pada saat saya berusia 7 sampai 9 tahun. Saya tumbuh di keluarga Kristen, semua orang berkata bahwa tuhan itu Kasih. Setiap orang berkata bahwa Tuhan baik selamanya dan untuk selamanya Tuhan baik. Tapi saya tidak bisa mengatakan itu. Saya tidak dapat melihat kasih Tuhan dalam hidup saya karena rasa sakit dan penderitaan yang saya alami. Saya tidak mengerti kenapa ini bisa terjadi atas diri saya. Rupanya Tuhan tahu kalau saya akan dilahirkan seperti ini dan saya pikir kalau Dia mengasihi saya, seperti kepada yang lainnya, kenapa Dia membiarkan saya dilahirkan seperti ini… dan juga, kalau Dia dapat melakukan segala sesuatu, mengasihi dan memperdulikan saya, lalu mengapa Dia tidak memberikan saya tangan dan kaki secara mujizat? Untuk beberapa tahun saya marah pada Tuhan, tidak bicara kepadaNya dan tidak mau melakukan apapun untukNya, sebab dalam setiap keadaan membuat saya bertanya dimanakah Tuhan? Apakah Dia itu benar-benar ada? Apakah Dia mendengar doa kita? Pertanyaan-pertanyaan ini yang selalu terlintas dalam benak saya. Host: Kapan anda bisa menerima diri anda apa adanya? Nick: Waktu saya berusia 8 tahun, saya mengalami depresi yang sangat berat. Dipenuhi oleh kemarahan saya terhadap Tuhan, membuat saya ingin menyerah dari hidup ini. Saya selalu bergantung pada orang lain, bahkan untuk mengambil segelas airpun saya tidak mampu. Jadi daripada saya membebani orang lain, lebih baik saya akhiri saja hidup saya. Saya tidak menemukan arti dan tujuan hidup saya… Seperti tertulis dalam kitab suci, bahwa Tuhan memiliki harapan dan masa depan untuk kita, tapi saya sama sekali tidak meemukan harapan dan masa depan bagi hidup saya. Jadi seringkali saya tidak mengerti bagaimana saya bisa menikah, berkeluarga, hidup sepeti orang normal dan yang lainnya… dan sekalipun menikah, bagaimana saya bisa memegang tangan istri saya? Hal-hal inilah yang terjadi atas diri saya. Namun perubaan datng saat umur saya 13 tahun. Tadinya saya berpikir bahwa saya adalah satu-satunya orang di dunia ini yang memiliki ketidakmampuan seperti ini. Lalu ibu saya menunjukkan sebuah koran yang memuat artikel tentang seseorang yang mampu mengatasi ketidakmampuannya sendiri. Dan itu membuka pikiran saya, bahwa mungkin saya bukan satu-satunya orang yang menderita. Saya mulai melihat ini sebagai berkat, dan saya melihat hidup saya bukan setengah kosong melainkan setengah penuh. Saya tidak tahu berapa penuh, tapi saya melihat kekurangan ini sebagai karunia. Host: Pernahkah anda berpikir untuk menikah? Nick: Tentu saja Host: Menurut anda, mengapa orang mudah menyerah? Apa harapan anda jika mereka saat ini melihat anda? Nick: Saya di sini bukan untuk memotivasi karena itu bersifat sementara, saya di sini untuk memberikan inspirasi, karena inspirasi itu bersifat kekal. Dan saya ingin orang mengingat saya waktu mereka melalui masa yang sukar. Saya ingin orang melihat hidup saya sebagai contoh dari kasih karunia Tuhan, supaya semua orang tahu bahwa saya memiliki harapan hanya di dalam Yesus Kristus. Bagi anda yang ingin mendapatkan DVD kisah nyata dari Nick Vujicic, anda dapat membelinya di situs http://www.lifewithoutlimbs.org/ “Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.” (Roma 5:3-5)

http://aderesilukow.blogspot.com/

 


Sabtu, 14 Juli 2012

David koleksi

David Koleksi


David Imut..

David Imut..

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5

David Imut..  http://www.facebook.com/aderesi.lukow.5